Presiden Jokowi: 'Gigit Keras' Pejabat Nekat Korupsi Duit Penanganan Corona

Fahreza Rizky, Jurnalis
Senin 15 Juni 2020 11:08 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara (foto: Okezone)
Share :

“Tugas bapak ibu dan saudara-saudara para penegak hukum, kepolisian, kejaksaan, KPK, penyidik PNS adalah menegakkan hukum. Tetapi juga saya ingatkan jangan menggigit orang yang tidak salah. Jangan menggigit yang tidak ada mens rea. Juga jangan menyebarkan ketakutan kepada para pelaksana dalam menjalankan tugasnya,” jelas Jokowi.

Jokowi mengingatkan kepada seluruh jajarannya bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran penanganan Covid-19 sebesar Rp677,2 triliun. Angka sebesar ini harus dikelola dengan akuntabel, baik dan tepat sasaran. Ia juga meminta agar realisasi anggaran untuk pemulihan ekonomi di tengah pandemic ini tidak berbelit-belit.

“Angka ini Rp 677,2 triliun adalah jumlah yang sangat besar. Oleh sebab itu tata kelolanya harus baik. Sasarannya harus tepat. Prosedur harus sederhana dan tidak berbelit-belit. Output dan outcomenya harus maksimal bagi kehidupan seluruh rakyat,” ucapnya.

Acara rakornas pengawasan intern pemerintah 2020 ini diikuti oleh jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju, Ketua KPK Firli Bahuri, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Idham Azis, Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusup Ateh, beserta pemerintah daerah.

(Amril Amarullah (Okezone))

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya