Aktivitas perdagangan juga tampak sepi mulai pedagang yang menjajakan dagangannya di bawah hingga ke lantai atas Blok F Tanah Abang.
Salah seorang pedagang, Albar mengungkapkan bahwa penjualan di tokonya menurun bahkan hingga mencapai 90% setelah adanya pandemi corona. "Penjualan sudah turun drastis. Penurunannya hampir 99%. Jauh banget," kata Albar.
Ia menambahkan, pedagang di Tanah Abang bisa merugi lantaran sepinya pengunjung saat corona. "Bisa dibilang begitu," ujarnya.
(Arief Setyadi )