SURABAYA - Walikota Surabaya Tri Rismaharini tidak kuasa menahan emosi saat bertemu puluhan tersangka kasus narkoba di halaman Mapolrestabes Surabaya, Kamis (18/6/2020). Dengan nada marah ia menceramahi salah satu pengedar akan bahayanya bagi masyarakat.
"Bagaimana perasaan kalian jika keluargamu yang terkena narkoba. Bisa bayangkan kalau kena ibumu, kena adikmu atau kena ayahmu," kata Risma kepada salah seorang tersangka perempuan.
Risma semakin emosi ketika melihat salah satu tersangka memakai masker berlogo Persebaya, tim sepakbola kebanggaan warga Kota Surabaya. Ia bergegas mengganti masker berlogo Persebaya dengan masker berwarna putih.
Pada periode Januari hingga Juni 2020, Polrestabes Surabaya mengungkap 500 kasus penyalagunaan narkoba dan menangkap 693 tersangka pengedar, 41 di antaranya perempuan. Kemudian menyita barang bukti narkoba di antaranya sabu 145 kilogram, ekstasi 22.191 butir, dan pil double L kurang lebih 6 juta butir.
Bersama Pemerintah Kotamadya Surabaya, Polrestabes Surabaya selalu menggelorakan perang terhadap narkoba. Serta selalu mengingatkan dampak bahaya narkoba terhadap generasi penerus bangsa.
"Ini menjadi momentum, ayo genderang perang terhadap narkoba harus selalu kita tabuh. Itu butuh komitmen, integritas dan gotong royong," ujar Kapolrestabes Surabaya Kombespol Jhonny Eddizon Isir.
(Fetra Hariandja)