Anak Bungsu Serda Saputra Tak Henti-Henti Menangis di Pusara Makam

Wisnu Yusep, Jurnalis
Senin 22 Juni 2020 23:33 WIB
Prosesi pemakaman Serda Saputra di Bekasi (foto: Okezone.com/Wisnu)
Share :

BEKASI - Pemakaman Sersan Dua TNI RH Saputra, yang meninggal akibat ditusuk orang tak dikenal menyisahkan luka mendalam bagi keluarga korban.

Isak tangis keluarga pun pecah, ketika pemakaman berlangsung di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Babelan, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi pada Senin (22/6/2020) malam.

Anak paling kecil korban dari mulai mobil jenazah tiba, hingga akhir prosesi pemakaman tidak ada henti-hentinya meneteskan air mata. Dia terus meronta-ronta seolah tak rela orang tuanya di kebumikan.

"Papa jangan pergi, aku janji jadi anak yang berbakti, aku janji jadi anak pintar. Papah, papah jangan tinggalin kami," kata anak bungsu korban di TPU Babelan, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Senin (22/6/2020).

 Baca juga: Serda Saputra Tewas Ditusuk saat Jaga Karantina Covid-19

Anak tersebut pun lantas terdiam, dan menjulurkan tangan ketika sang ayah dikebumikan. Tetesan air mata pun tak henti-henti mengalir di mata yang terlihat sedkit sendu itu. Begitu juga sang kakak, yang juga ikut histeris, yang pada akhirnya sang kakak terlihat pingsan.

 Baca juga: Pelaku Penusukan Anggota TNI di Hotel Ditangkap

Ibu berkerudung yang sejak sore tadi mendampingnya pun terlihat berusaha menenangkan si bungsu tersebut.

"Tenang ya dek, iya adek anak pintar, papah juga pasti tahu, adek yang sabar yah. Udah jangan nangis lagi, kasihan papah," kata ibu tersebut.

Sang anak yang tadinya terus menangis, kembali terdiam dan tidak banyak bicara. Namun, ketika upacara pelepasan senjata, anak tersebut kembali histeris.

"Papah, papah. Aku sayang sama papah," teriaknya.

Ibu yang menjaganya pun seolah tak kuasa. Ibu tersebut pun terlihat menangis sambil memeluk anak bungsu tersebut. Hingga berita ini diturunkan, prosesi pemakaman pun telah selesai.

Para warga pun meninggalkan makam Serda Saputra. Kebetulan jarak antara rumah duka dengan TPU Babelan hanya berjarak sekitar 150 meter, warga pun tampak berduyun-duyun meninggalkan TPU setelah selesai mengikuti pemakaman.

Sang anak korban masih terlihat meronta-ronta, dan meninggalkan prosesi pemakaman. Setelah beberapa saat usai pemakaman, hujan lebat pun turun. TNI yang semula berjaga pun satu persatu saat ini telah membubarkan diri.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya