MEDAN – Polisi tengah memburu dalang di balik demo anarkis terkait pembagian Bantuan Sosial (Bansos) Tunai di Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Mandailing Natal, Sumatera Utara pada Senin, 29 Juni 2020.
Hal itu ditegaskan Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Martuani Sormin, di Medan, Rabu (1/7/2020).
Menurut Martuani, saat ini pihaknya masih bekerja menyelidiki kasus demo anarkis itu. Namun Polisi berkeyakinan, ada provokator yang menjadi dalang dibalik demo anarkis tersebut.
“Penyelidikan terhadap para provokator dan pelaku kerusuhan itu juga masih dilakukan. Saya akan lakukan, nanti tunggu saja waktunya, karena setiap pelanggaran hukum masih ada sanksi,” tegas Martuani.
Dugaan adanya provokator itu, kata Martuani, menguat setelah Polisi memintai keterangan sejumlah orang. Termasuk atas kepala Kepala Desa Mompang Julu, Hendri Hasibuan, yang dituding melakukan penyimpangan dalam penyaluran bantuan sosial tunai serta pengelolaan dana desa.
“Sejauh ini kita belum mendapatkan pelanggaran seperti yang ditudingkan kepada Kepala Desa tersebut. Bahkan laporan yang saya terima, kepala desa ini sebenarnya bagus, tapi ada oknum-oknum yang memprovokatori,” tukasnya.