"Pelaku ditangkap karena dugaan laporan palsu, terkait aksi pembegalan. Modusnya ia seolah-olah menjadi korban begal agar mendapat simpati warga," kata Kasat Reskrim Polres Bangka Selatan AKP Albert Daniel Tampubolon, Sabtu (4/7/2020).
Nasam Sumarno, saat melakukan aksi seolah-olah menjadi korban pembegalan pada 2018.
Sebelumnya, Nasam melakukan aksi serupa pada 2018. Pada aksi itu, ia nekat menceburkan diri ke pinggir kolong bekas tambang. Untuk menyakinkan masyarakat ia mengikat tangan dengan tali. Dalam rekaman vidio amatir waktu itu ia mengaku ditodong senjata api oleh pembegal.
(Fetra Hariandja)