Mereka yang ada dalam daftar, yang termasuk mantan menteri di departemen dalam negeri Rusia dan mantan wakil kepala badan intelijen Saudi, akan dilarang memasuki Inggris, menyalurkan uang ke negara itu atau mengambil untung dari ekonomi Inggris, melalui properti atau lainnya aset yang mereka miliki.
Ini adalah sanksi pertama yang diambil Inggris di luar PBB dan Uni Eropa.
Rusia telah mengancam akan membalas dengan tindakan timbal balik dan mengatakan sanksi itu "sia-sia".
"Rusia berhak untuk menanggapi keputusan Inggris yang tidak ramah hari ini atas dasar timbal balik," demikian disampaikan kedutaan Rusia di London dalam sebuah pernyataan. Ditambahkan bahwa pemberlakuan sanksi itu "tidak akan meningkatkan hubungan Rusia-Inggris".
(Rahman Asmardika)