CIREBON - Sebuah rumah di Jalan Pembangunan V, Perumahan Pembangunan, Kelurahan Pekiringan, Kota Cirebon, Jawa Barat, Selasa (7/7/2020) disatroni garong bersenpi. Beruntung, aksi perampokan itu digagalkan oleh warga sekitar.
Warga yang menggagalkan aksi perampokan itu adalah Muhammad Mundir, Tatang dan Joko. Ketiganya sempat terlibat adu fisik sebelum meringkus pelaku.
Menurut Mundir yang juga merupakan ketua RW setempat, perampokan tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Ia mengaku mengetahui aksi perampokan itu, setelah dihubungi oleh Ketua RT 05, Irfan.
"Ketua RT 05 telepon saya, ngasih tau kalau rumah sebelahnya (milik Ivan) kayaknya kerampokan. Saya suruh lihat kondisinya gimana. Jadi saya langsung saja berangkat kesana," kata Mundir kepada wartawan, Selasa (7/7/2020) malam.
Sesampainya di lokasi, Mundir dan Joko langsung memeriksa kondisi rumah Ivan. Saat diperhatikan, ternyata ada salah satu jendela rumah Ivan yang sudah dibuka secara paksa. Mundir kemudian menyuruh Tatang untuk mengajak Joko. Sebelum Joko tiba, Mundir memutuskan untuk masuk terlebih dahulu ke dalam rumah Ivan.
Ketika berhasil masuk, ia dikejutkan oleh pelaku yang sudah menodongkan pistol ke seorang pembantu di rumah Ivan. Ia pun berusaha merebut pistol itu dari tangan pelaku. Namun usaha tersebut gagal.
"Saya masuk duluan. Awalnya dia nondongin senjata ke pembantu. Tapi pas saya masuk senjata itu langsung diarahkan ke saya. Saya coba rebut senjatanya. Tapi enggak kena karena dia tinggi," kata Mundir.
Diterangkannya, setelah gagal merebut pistol, pelaku lalu memukul kepalanya sebanyak lima kali menggunakan gagang pistol. Ia kemudian tidak sadarkan diri selama kurang lebih dua menit.