Terlibat Perampokan, Oknum Sekdes di Bogor Ditangkap Polisi

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Kamis 06 Februari 2020 14:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 06 525 2164322 terlibat-perampokan-oknum-sekdes-di-bogor-ditangkap-polisi-111uSaKmMt.jpg Oknum Sekdes ditangkap karena terlibat perampokan (Foto: Okezone/Putra)

BOGOR - Satreskrim Polres Bogor membekuk enam pelaku perampokan warung kelontong di Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Satu di antaranya merupakan Sekertaris Desa (Sekdes) Sobang, Banten aktif berinisial E.

"Dari delapan pelaku, enam orang sudah kita tangkap. Salah satunya oknum Sekdes di Sobang, Banten," ucap Kapolres Bogor AKBP Muhamad Joni, kepada wartawan di Mapolres Bogor, Kamis (6/2/2020).

Para pelaku berhasil ditangkap setelah merampok warung kelontong milik warga berinisal I sekitar pukul 02.00 WIB pada Rabu 15 Januari 2020. Dirinya yang tengah tertidur dibangukan komoplotan pelaku yang masuk dengan mengcongkel pintu rumah.

"Pelapor (I) dan suaminya disekap sambil diancam dengan senjata tajam golok. Istrinya itu sempat berteriak tetapi dipukul di kepala dan bahunya. Ini murni perampokan karena memang korban ini diindikasikan orang ada (kaya) di desa itu," jelas Joni.

Baca Juga: Pura-Pura Order Taksi Online, Perampok Pukuli Sopir di Tangsel

Setelah korban diikat, pelaku E bersama komplotannya langsung menguras harta korban di antaranya dua unit mobil, satu unit motor, perhiasan emas, sembako hingga uang tunai Rp 9 juta. Total kerugian korban ditaksir mencapai Rp 350 juta.

"Kita kembangkan dan berhasil menangkap mereka di wilayah berbeda. Satu pelaku kita beri tindakan tegas (ditembak bagian kaki) karena melawan saat akan ditangkap, mereka itu residivis," tambahnya.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan iekerasan yang menyebabkan korbannya mengalami luka dengan ancaman 10 tahun penjara. Saat ini, polisi juga masih melakukan pengejaran dua pelaku lainnya.

"Kita masih terus mencari dua pelaku lain yang buron juga mobil yang sudah dijual pelaku," pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini