3 Warga Nekat Melawan Perampok Bersenpi saat Beraksi Siang Bolong

Fathnur Rohman, Okezone · Selasa 07 Juli 2020 23:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 07 525 2242801 3-warga-nekat-melawan-perampok-bersenpi-saat-beraksi-siang-bolong-NWN7uNojtO.jpg Rumah yang disatroni perampok saat siang bolong (foto: istimewa)

CIREBON - Sebuah rumah di Jalan Pembangunan V, Perumahan Pembangunan, Kelurahan Pekiringan, Kota Cirebon, Jawa Barat, Selasa (7/7/2020) disatroni garong bersenpi. Beruntung, aksi perampokan itu digagalkan oleh warga sekitar.

Warga yang menggagalkan aksi perampokan itu adalah Muhammad Mundir, Tatang dan Joko. Ketiganya sempat terlibat adu fisik sebelum meringkus pelaku.

Menurut Mundir yang juga merupakan ketua RW setempat, perampokan tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Ia mengaku mengetahui aksi perampokan itu, setelah dihubungi oleh Ketua RT 05, Irfan.

"Ketua RT 05 telepon saya, ngasih tau kalau rumah sebelahnya (milik Ivan) kayaknya kerampokan. Saya suruh lihat kondisinya gimana. Jadi saya langsung saja berangkat kesana," kata Mundir kepada wartawan, Selasa (7/7/2020) malam.

Sesampainya di lokasi, Mundir dan Joko langsung memeriksa kondisi rumah Ivan. Saat diperhatikan, ternyata ada salah satu jendela rumah Ivan yang sudah dibuka secara paksa. Mundir kemudian menyuruh Tatang untuk mengajak Joko. Sebelum Joko tiba, Mundir memutuskan untuk masuk terlebih dahulu ke dalam rumah Ivan.

 Pencurian

Ketika berhasil masuk, ia dikejutkan oleh pelaku yang sudah menodongkan pistol ke seorang pembantu di rumah Ivan. Ia pun berusaha merebut pistol itu dari tangan pelaku. Namun usaha tersebut gagal.

"Saya masuk duluan. Awalnya dia nondongin senjata ke pembantu. Tapi pas saya masuk senjata itu langsung diarahkan ke saya. Saya coba rebut senjatanya. Tapi enggak kena karena dia tinggi," kata Mundir.

Diterangkannya, setelah gagal merebut pistol, pelaku lalu memukul kepalanya sebanyak lima kali menggunakan gagang pistol. Ia kemudian tidak sadarkan diri selama kurang lebih dua menit.

Murdin menuturkan, pelaku awalnya mencoba kabur keluar rumah ketika ia tidak sadarkan diri. Usaha pelaku kemudian sia-sia, karena Joko serta Tatang datang dan langsung menghadang pelaku.

Selanjutnya, Joko dan Tatang terlibat adu fisik dengan pelaku. Mereka tidak memukuli pelaku, namun keduanya mencoba melumpuhkan perlawanannya. Keduanya berupaya mengikat kaki serta tangan pelaku.

Setelah sadarkan diri, Murdin lantas ikut membantu Joko dan Tatang untuk melumpuhkan pelaku. Ia berusaha merebut kembali pistol yang ada di tangan pelaku. Selang beberapa waktu, pelaku akhirnya berhasil dibekuk.

"Saya ikat kaki dan tangannya, terus saya langsung menghubungi polisi. Yang luka saya sama Joko. Saya luka di kepala. Ini bisa ketahuan dirampok karena ada CCTV, " ungkapnya.

Masih disampaikan Murdin, dirinya tidak tahu pasti barang apa saja yang diambil pelaku. Meski begitu, ia melihat bahwa pelaku sudah membuka paksa jendela rumah Ivan. Selain itu pelaku juga nekat menodongkan senjata ke arah pembantu dan berusaha melukainya.

"Enggak tahu apa yang dibawa. Cuman dia sudah masuk, buka paksa jendela sama nodong senjata," pungkasnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini