TEHERAN - Serangkaian ledakan telah mengguncang pinggiran Ibu Kota Iran, Teheran, serta Kota-Kota Garmdareh dan Quds, demikian dilaporkan media Iran. Di tengah rangkaian insiden itu muncul spekulasi bahwa depot rudal adalah target yang dituju dari ledakan tersebut.
Mengutip media sosial, kantor berita resmi IRIB melaporkan sebuah ledakan di Teheran barat pada dini pada Jumat (10/7/2020) waktu setempat. Lebih banyak ledakan dilaporkan di Garmdareh dan Quds, Kantor Berita Mehr menambahkan, sebagaimana dilansir RT.
Televisi Al-Arabiya yang bermarkas di Saudi melaporkan bahwa ledakan itu terjadi di gudang rudal Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC), di barat daya Teheran. Para pejabat Iran belum mengonfirmasi atau membantah klaim itu.
Ledakan pada Jumat pagi adalah yang terbaru dalam serangkaian insiden misterius di fasilitas industri, laboratorium penelitian, depot amunisi dan bahkan fasilitas penelitian nuklir Natanz.
Meski ada spekulasi yang merajalela bahwa ini mungkin hasil dari sabotase Israel atau serangan dunia maya, pejabat Teheran tidak secara terang-terangan Tel Aviv. Sementara itu Israel telah mengeluarkan pernyataan dengan kata-kata yang hati-hati tidak membenarkan atau menyangkal keterlibatan.
"Tidak setiap insiden yang terjadi di Iran harus ada hubungannya dengan kami," kata Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz pada Minggu. Menteri Luar Negeri Israel Gabi Ashkenazi lebih jauh mengatakan bahwa dalam upaya untuk memblokir Iran dari mengembangkan kemampuan nuklir, "kami mengambil tindakan yang lebih baik dibiarkan tanpa terungkap."