Tanggung jawab Khaeril tidak selesai sampai di situ. Anak bertubuh gempal ini harus hidup bersama sang nenek bernama Marean.
Nenek Khaeril mengidap kangker di bagian hidung dan pernah dioperasi di Rumah Sakit Sanglah, Denpasar, bali pada 2017. Kondisi tersebut membuat sang nenek tidak bisa mencari nafkah lagi.
Dengan kondisinya inilah, bocah kecil dan sang nenek mengharap uluran tangan pemerintah yang selama ini luput dari perhatian. Mereka hanya dibantu oleh para relawan kemanusiaan.
(Fetra Hariandja)