LUWU UTARA – Puluhan orang dilaporkan hilang dalam banjir yang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, sejak Senin 13 Juli 2020.
Badan Sar Nasional (Basarnas) Posko Baebunta yang bertugas mencari warga yang hilang, kembali menemukan satu korban jiwa pada Kamis (16/7/2020) pukul 14.10 Wita.
“Pukul 14.10 Wita ditemukan lagi satu korban di sekitar perumahan. Kondisi korban saat ditemukan yaitu tertimbun tanah dan tertindih pepohonan,” ujar Koordinator Basarnas Kecamatan Baebunta, Andi Mukti.
Korban yang diketahui berjenis kelamin perempuan langsung dievakuasi menuju Puskesmas Sabbang. Selanjutnya ia dibawa oleh ambulans ke penampungan jenazah di Masamba.
Baca Juga: Puluhan Warga Tewas, Gubernur Sulsel Tinjau Banjir Luwu Utara
Informasi yang dihimpun, korban tersebut ditemukan terkubur lumpur di Kompleks Kelapa Gading, Desa Radda, Kecamatan Baebunta.
Sebelumnya pagi tadi sekira pukul 10.08 Wita, petugas dari Basarnas juga melakukan evakuasi jenazah berjenis kelamin laki-laki. Korban tersebut juga didapati tertimbun lumpur.
Kini kedua jenazah tersebut dievakuasi ke lokasi penampungan jenazah untuk diidentifikasi sesuai data laporan warga yang mengaku kehilangan keluarga.
Baca Juga: Duka Kehilangan Anggota Keluarga Akibat Banjir Bandang Luwu Utara
Sementara berdasarkan data Rumah Sakit Masamba dan RSUD Andi Djemma, total korban tewas yang ditemukan sudah 30 orang.