BOGOR – Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut perekonomian di wilayahnya dalam fase PSBB proporsional perlahan kembali pulih. Hal itu karena banyak bidang yang sudah kembali beroperasi dengan mengedepankan protokol kesehatan.
"Ekonomi berdasarkan catatan recovery sudah mulai terjadi. Tingkat okupansi hotel itu membaik, dua hotel sudah 100 persen. Ojol (ojek online-red) mulai aktivitas. Kita cek di lapangan hampir semua sudah berdenyut," kata Bima Arya, kepada wartawan, Senin (20/7/2020).
Bima menambahkan, untuk saat ini, sektor yang masih belum diperbolehkan kembali beroperasi hanya pendidikan. Sementara, bidang yang mulai dibuka secara perlahan yakni wisata dan olahraga.
"Sekarang yang belum dibuka hanya pendidikan. Hotel kita lihat proposalnya, fitness center juga masih kita lihat bagaimana uji cobanya," tutur Bima.
Terpenting yakni menyeimbangkan kepentingan kesehatan dengan ekonomi. Kesehatan masyarakat diutamakan agar terhindar dari penularan Covid-19, tapi roda perekonomian juga berjalan.
"Nah saat ini yang kita lakukan menyeimbangkan ekonomi dengan kesehatan. Nomor satu kesehatan, nomor dua ekonomi. Kita harus mempertahankan ini kalau Bogor terus landai (kasus covid-19) artinya sudah menemukan titik keseimbangan ekonomi jalan protokol kesehatan dipenuhi," ucap Bima.
Namun jika nanti ditemukan penularan Covid-19 yang masif atau dalam kondisi buruk, tidak menutup kemungkinan akan kembali ke fase PSBB awal.
Baca Juga : PSBB Proporsional Bodebek Resmi Diperpanjang hingga 1 Agustus
"Tapi begitu ada kondisi buruk, tidak menutup kemungkinan kita balik lagi. Sangat mungkin jika terjadi eskalasi gugus tugas memutuskan untuk PSBB. Kita harapkan tidak terjadi. Kita harap terus masuki fase adaptasi kebiasaan baru," tuturnya.
Baca Juga : SIKM Dihapus, Penumpang di Terminal Pulo Gebang Naik 20%
(Erha Aprili Ramadhoni)