DPRD DKI Nilai Terlalu Berisiko Buka Tempat Hiburan di Tengah Covid-19

Muhamad Rizky, Jurnalis
Rabu 22 Juli 2020 07:00 WIB
Ilustrasi (Foto: Ist)
Share :

"Kasus positif Covid-19 di Jakarta cenderung meningkat, wajar kalau Pemprov belum izinkan untuk buka. Bahkan, banyak sekolah swasta yang collapse karena harus tutup, dan tidak mengeluh," bebernya.

Zita menerangkan, dibuka atau tutupmya tempat usaha sangat bergantung pada risiko penyebaran Covid-19. Dan tempat hiburan salah satu lokasi yang rawan penyebaran.

"Sektor-sektor yang buka harus yang punya kebermanfaatan dan keberpihakan pada situasi pandemi. Kalau hiburan malam untuk apa? Saya belum lihat ada manfaat signifikan di sana. Pajak hiburan malm hanya 25%, kalau untuk kepentingan ekonomi, kita bisa cari lewat jalan lain demi menjaga kesehatan, tidak hanya di tempat hiburan malam," jelasnya.

Untuk itu, Zita berharap Gubernur DKI Jakarta tidak lantas membuka lokasi hiburan karena demonstrasi sebab hal itu bisa merugikan banyak pihak. "Saya berharap kebijakan Covid-19 ini tidak mundur ke belakang, harus pro inovasi. Jangan sampai sekolah tutup, tempat hiburan buka. Saat ini tidak ada yang tidak terdampak, jadi kalau ada kelompok yang memaksa kehendaknya dan di turuti, pasti akan ada kelompok lain yang menuntut haknya juga," tandasnya. (Ari)

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya