SUKOHARJO - Akivitas anak-anak identik dengan sekolah dan bermain bersama teman sebayanya. Ungkapan ini tidak berlaku bagi anak-anak yang ekonomi orang tuanya tidak mencukupi.
Kondisi ini dialami Darwin Jazilin, warga RT 002/RW 011, Desa Cemani, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah. Pada saat anak seusianya sibuk bermain, ia justru berjualan cilok.
Sebagian upah hasil berjualan dikumpulkan untuk membeli paket data internet. Keinginannya satu yakni tetap bisa mengikuti proses belajar yang berlangsung secara online.
Anak kedua dari pasangan Iskandar (40) dan Widaningsih(38) ini berkeliling Solo untuk menjajakan cilok setiap harinya. Kegiatan ini sudah dilakoni Darwin hampir 9 bulan.
Baca juga: Siswi MTs dan Adiknya Jual Nasi Bungkus demi Kuota Data untuk Sekolah