BEKASI — Sepasang pengantin asal Kota Bekasi menggelar repsesi pernikahan dengan cara drive thru atau layanan tanpa turun dari kendaraan. Pernikahan pasangan Yunita dan Karim ini diselenggarakan di kawasan ruko Bekasi Town Square (Betos), Kota Bekasi.
Alasan mengapa kedua pasangan itu mengambil konsep pernikahan itu karena kondisi di wilayah Kota Bekasi masih dalam kondisi pademi virus corona atau Covid-19.
Pengamatan Okezone di Jalan Cut Mutia, Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi ini, tamu undangan tak turun dari kendaraan. Mereka hanya membuka jendela kendaraan, ketika mengucapkan selamat kepada sang pengantin.
Konsep pernikahan Yunita dan Karim ini terbilang unik. Karena tamu undangan hanya diperkenankan mengucapkan selamat lewat mobil sambil menikmati alunan musik dangdut, yang disediakan kedua mempelai.
Meski mereka tidak turun, pernikahan seperti acara resepsi pada umumnya. Tamu undangan ketika tiba harus mengisi buku tamu undangan, yang telah disediakan. Hanya saja, mereka tidak diperkenankan turun dari kendaraan.
Mereka yang datang langsung masuk ke jalur area repsesi pernikahan, yang kemudian petugas panitia melampirkan buku tamu undangan. Kemudian petugas mengisikan buku tamu undangan.
Di area ini, tamu undangan langsung dipersilakan memberikan kado atau amplop ke kotak, yang telah disedikan panita. Sementara untuk prasmanan, tamu undangan diberi nasi kotak oleh panitia.
Pemilik Wedding Organizer Khias Akbar menyebutkan, pengantin awalnya keberatan dengan konsep wedding drive thru ini. Karena menurut kedua mempelai, pernikahan merupakan acara berkumpul dengan teman-teman dan keluarga.
Baca Juga : Inpres Jokowi soal Sanksi Protokol Kesehatan Ubah Perilaku Masyarakat
"Tapi kita jelaskan karena ini mendukung program pemerintah (pencegahan virus corona) agar menerapkan tidak ada kerumunan, akhirnya keduanya mengkuti konsep kami," kata dia ketika ditemui wartawan di lokasi, Sabtu (8/8/2020).
Baca Juga : Kasus Corona di Jakarta Melonjak Akibat Tak Ada WFH di Perkantoran
(Erha Aprili Ramadhoni)