Pihak oposisi mengatakan pihaknya memperkirakan pemungutan suara akan dicurangi, mengatakan bahwa mereka akan menyimpan penghitungan suara alternatif.
BACA JUGA: Presiden Belarusia Klaim Sengaja Ditulari Covid-19
Lukashenko yang berkuasa di Belarusia sejak 1994 dikenal dengan julukan “Diktator Terakhir di Eropa”.
Dalam pemungutan suara terakhir pada 2015, dia dinyatakan sebagai pemenang dengan 83,5% suara. Tidak ada penantang serius dan pemantau pemilu melaporkan masalah dalam penghitungan dan tabulasi suara.
Pemilu tahun ini diadakan di tengah meningkatnya tanda-tanda meningkatnya rasa frustrasi rakyat atas kepemimpinannya. Sebelumnya sudah ada kekhawatiran atas kurangnya pengawasan dalam pemilihan kali ini karena pengamat tidak diundang untuk memantau pemilihan dan lebih dari 40% suara diberikan menjelang hari pemilihan.
(Rahman Asmardika)