Mobilitas Tinggi Jadi Salah Satu Faktor Penyebaran Covid-19 di Jakarta Melonjak

Puteranegara Batubara, Jurnalis
Minggu 16 Agustus 2020 06:58 WIB
Ilustrasi (Dok. okezone)
Share :

JAKARTA - Pakar Epidemiolog dari Universitas Airlangga (Unair) Laura Navila Yamani menilai bahwa masifnya angka penyebaran kasus positif Covid-19 atau virus corona di Jakarta lantaran tingginya mobilitas warga beraktivitas.

DKI Jakarta menjadi provinsi penyumbang kasus positif corona terbanyak hari, Sabtu 15 Agustus 2020. Angka positif di Ibu Kota mencapai 583 kasus.

"Tapi kita lihat mobilitas di Jakarta cukup tinggi secara nasional," kata Laura kepada Okezone, Jakarta, Minggu (16/8/2020).

Menurut Laura, penerapan PSBB transisi harus diiringi dengan pengawasan standar protokol kesehatan yang ekstra ketat. Mengingat, hal itu merupakan strategi jitu dalam menekan angka kasus positif Covid-19.

"Jadi suatu faktor penyebaran covid walaupun embel-embel PSBB transisi kenyataan aktivitas banyak dibuka dan harusnya PSBB yransisi bertahap jadi ada sektor yang malah dibuka langsung," ujarnya.

Pemprov DKI, kata Laura, harus lebih memperketat pengawasan standar protokol kesehatan. Terutama di sektor-sektor yang sudah diperkenankan kembali beraktivitas seperti sediakala.

"Apa bedanya dengan PSBB sudah dihilangkan dengan PSBB transisi jadi seolah-olah tak ada perbedaan dan harus ditekankan. Jadi makna PSBB transisi seperti apa," tutup Laura.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya