Barang-barang berharga dan barang penting milik warga, kata Ika, masih disiapsiagakan. Hal tersebut, terang Ika, karena warga trauma dengan kejadian tsunami beberapa tahun lalu.
Baca Juga : Sederet Fakta soal Gempa 'Doublet' di Bengkulu
''Warga sudah siap-siagakan barang-barang penting,'' ucap Ika.
Baca Juga : Gempa Doublet di Bengkulu, Dinding Rumah Warga Lebong Roboh
(Erha Aprili Ramadhoni)