Pascagempa Gempa Doublet di Bengkulu, Warga Masih Waswas Gempa Susulan

Demon Fajri, Jurnalis
Rabu 19 Agustus 2020 15:42 WIB
Dinding dapur rumah warga Lebong roboh akibat getaran gempa. (Foto : BPBD Lebong)
Share :

BENGKULU – Pascagempa doublet di Provinsi Bengkulu, pada Kamis (19/9/2020) pagi, warga di Desa Serangai, Kecamatan Batik Nau, Kabupaten Bengkulu Utara, masih merasa cemas dan waswas akan adanya gempa susulan.

Saat gempa terjadi pada pagi tadi, warga di desa itu sempat berhamburan ke luar rumah. Tidak hanya itu, saat gempa terjadi warga setempat panik dan pergi ke tempat yang lebih tinggi ke daerah pemakaman di desa tersebut.

Meskipun demikian, saat ini warga setempat sudah kembali beraktivitas seperti biasanya. Namun, sebagian warga Desa Serangai, Batik Nau, Bengkulu Utara, telah mengemas barang-barang berharga untuk disiagakan.

Salah satu warga desa tersebut, Ika Jaryana menceritakan, saat gempa terjadi warga sempat mengungsi ke tempat yang lebih tinggi, tepatnya di daerah pemakaman desa setempat.

Kondisi di Desa Serangai, terang Ika, sudah mulai aman. Namun, warga masih waswas dan khawatir takut ada gempa susulan.

''Ketika gempa susulan yang kedua warga berhamburan lari. Warga langsung panik berhamburan ke pemakaman Desa Serangai,'' kata Ika, saat dikonfirmasi Okezone, Kamis (19/8/2020).

''Saat ini kondisi di sini (Serangai) sudah aman. Warga sudah kembali ke rumah,'' ucap Ika.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya