SIMALUNGUN – Puskesmas Parbutaran, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) ditutup selama sepekan setelah kepala puskesmas tersebut meninggal diduga karena virus corona (Covid-19). Puskesmas Parbutaran ditutup selama sepekan yakni pada 19 hingga 25 Agustus 2020.
Pusdalops Tim Percepatan Penanganan Covid-19 Simalungun, Fritz Ueki Damanik mengatakan, untuk sementara pelayanan Puskesmas Parbutaran dialihkan ke puskesmas pembantu (pustu) atau puskesmas terdekat.
"Pelayanan Puskesmas Parbutaran dihentikan selama seminggu dan dialihkan ke Pustu atau Puskesmas terdekat," kata Ueki, melansir Sindonews, Rabu (19/8/2020).
Pria yang menjabat Kepala BPBD Kabupaten Simalungun itu menambahkan, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga melakukan strelisasi dengan menyemprot disinpektan di Puskesmas Parbutaran dan lingkungan sekitarnya.
Baca Juga : Positif Covid-19 Bertambah 1.902 Kasus, Berikut Sebaran di 34 Provinsi
Di samping itu, sambungnya, tim kesehatan memeriksa kesehatan staf Puskesmas Parbutaran sebagaimana imbauan Bupati Simalungun JR Saragih.
Baca Juga : BPOM Paparkan Temuan Kritis Obat Covid-19 Racikan Unair
(Erha Aprili Ramadhoni)