Anak perusahaan lokal Carrefour SA Prancis, salah satu jaringan ritel terbesar di Brasil, mengatakan sekarang telah mengubah pedomannya untuk memasukkan penutupan wajib toko di masa depan.
"Kami meminta maaf kepada keluarga dan siap mendukung mereka dengan cara apapun yang diperlukan," kata Carrefour dalam pernyataannya.
Ini bukan kontroversi pertama seputar cara Carrefour menangani insiden di tokonya di Brasil.
Pada 2018, seorang penjaga keamanan di sebuah toko di Negara Bagian Sao Paulo membunuh seekor anjing jalanan setelah memukulnya dengan batang logam, sebuah kasus yang menyebabkan kemarahan di media sosial dan pada kelompok kesejahteraan hewan.
(Rahman Asmardika)