Cerita Pimpinan KPK saat OTT Pejabat Negara

Arie Dwi Satrio, Jurnalis
Rabu 26 Agustus 2020 18:43 WIB
foto: Okezone
Share :

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nurul Ghufron menceritakan suasana di balik Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap pejabat negara. Ghufron mengaku sedih dan menangis ketika ada pihaknya melakukan OTT terhadap salah satu penyelenggara negara yang kedapatan melakukan tindak pidana korupsi.

"KPK itu menangis sesungguhnya ketika menangkap para pejabat negara, KPK juga bersedih," kata Ghufron saat menggelar konpers dalam gelaran ANPK secara virtual yang disiarkan secara langsung oleh kanal YouTube KPK, Rabu (26/8/2020).

Ghufron menjelaskan, KPK bersedih karena para pejabat dan penyelenggara negara yang ditangkap merupakan pemimpin bangsa. Dengan adanya penyelenggara negara yang tertangkap tangan, maka dipastikan nama baik bangsa Indonesia akan tercoreng di mata dunia.

"Ketika kian banyak yang ditangkap maka sesungguhnya wajah dan reputasi bangsa Indonesia menjadi runtuh. Itu yang kami tidak diinginkan," katanya.

Oleh karenanya, Ghufron berjanji akan memaksimalkan upaya pencegahan korupsi tanpa mengurangi penindakan. Menurutnya, pencegahan lebih utama sepanjang belum terjadinya tindak pidana korupsi.

"Sepanjang belum terjadi tindak pidana, sepanjang tidak ada mens rea, sepanjang belum selesai tindak pidananya maka kami akan cegah," ucapnya.

Ditegaskan Ghufron, pihaknya sudah banyak melakukan upaya untuk mencegah korupsi. Dimana, sambungnya, setiap KPK menemukan adanya potensi kerugian negara, maka akan langsung masuk untuk memperbaiki sistem dan mencegah terjadinya korupsi. "Kemudian kalau terjadi tindak pidana korusi tetap kami akan lakukan (penindakan)," pungkasnya.

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya