TKP Pembunuhan Janda Bau Menyengat, Warga: Jangan Ganggu, Kita Enggak Salah!

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis
Rabu 26 Agustus 2020 16:01 WIB
Foto: Sindonews
Share :

JAKARTA - Sejumlah warga sekitar tempat ditemukannya jasad Haryati, seorang janda beranak satu yang ditemukan tewas di dalam kardus di sebuah kontrakan, di Kampung Kebantenan RT03 RW08, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), mengungsi karena tercium bau yang menyengat.

(Baca juga: Horor! Lokasi Pembunuhan Janda dalam Kardus Keluarkan Bau Menyengat)

Bangunan kontrakan itu terdiri atas 3 pintu, dengan masing-masing pintu terdiri atas 3 petak termasuk dapur dan kamar mandi. Kontrakan tempat ditemukannya jasad dalam kardus berada paling tengah, di mana kontrakan disewa oleh M Nizar sejak hampir 1 tahun lalu. Sedang kanan-kirinya diisi oleh pasangan keluarga.

Warga khawatir karena rumah mereka saling menempel dengan lokasi ditemukan jasad korban yang hanya dipisahkan oleh tembok. Bahkan setelah dipel dengan kopi dan detergen, bau busuk mayat Haryati itu tidak juga hilang.

(Baca juga: Lokasi Mayat dalam Kardus Menyisakan Bau Busuk, Tetangga Pilih Mengungsi)

Warga sekitar, Yati (37) mengatakan, di lokasi ditemukan jasad korban tercium bau yang cukup menyengat.

"Jangan gangguin kita, kita mah enggak salah. Waktu hidup saja enggak pernah menyapa empok, mati mau ganggu gua, enggak gua alem," ujar Yati dengan logat khas Betawi yang kental.

Bersama dengan anak pemilik kontrakan, Yati pun tampak meminta, arwah korban jangan pernah mengganggu-ganggu mereka.

"Jangan kayak orang primitif, dia ke sini saja kita gak tahu. Pergi, pergi saja. Semoga husnul khotimah. Sempat ngimpi ya kagak lah, paling ke sodaranya. Tadi sodaranya ke sini, si Tini. Mungkin (Tini) dimimpiin," pungkasnya.

Sejak peristiwa tersebut, Yati langsung mengungsi dari rumahnya. Dia mengaku tidak tahan dengan bau busuk dari rumah tetangganya yang sangat menyengat.

Masih di tempat yang sama Imey, tetangga lainnya hingga hari ini masih bertahan. Pasalnya, suaminya masih dimintai keterangan sebagai saksi oleh petugas kepolisian dari Polsek Pondok Aren.

Memang kadang tercium masih bau, tapi ya udahlah nggak kemana-mana, tetep disini aja. Bapaknya (suami) juga susah istirahat, karena dari semalam jadi saksi dipanggil ke Polsek. Sekarang numpang tidur ke tempat mertua, karena kalau di sini pasti rame, susah istirahat," tandasnya.

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya