"Tapi pas waktu terima uang kakak saya belum sadar kalau uang itu palsu. Waktu kejadian itu kakak saya dagang malam, dan lagi melayani pembeli," ujarnya.
Berdasarkan keterangan kakaknya, saat kejadian uang palsu itu berasal dari seorang pembeli laki-laki. Karena tak memiliki bukti dan tak adanya kamera CCTV di lokasi membuat sang kakak melaporkan kejadian itu kepada Polisi.
"Sekarang untuk antisipasi uang palsunya ditempel di kaca etalase. Jadi biar yang beli juga nasi uduk juga ikut waspada. Apalagi kakak saya kalau dagang kan malam doang," pungkasnya.
(Awaludin)