Dari jumlah tersebut, 54 persen pasien terkonfimasi positif covid-19 memiliki gejala dan 46 persen orang tanpa gejala (OTG). Kemudian, untuk peta sebaran saat ini terdapat 115 RW di 51 kelurahan se-Kota Bogor masuk ke dalam kategori zona merah.
"Di RW zona merah ini dilakukan pembatasan aktivitas warga tidak boleh berkumpul, berkerumun dijaga RW siaga dibantu Babinsa, Bhabinkamtibmas, kecamatan dan pak Luran memonitor," terangnya.
Untuk mengantisipasi kembali terjadi lonjakan, pihaknya akan memaksimalkan ruang isolasi di semua rumah sakit rujukan. Ia pun meminta kepada warganya untuk selalu menerapkan protokol kesehatan ketat baik di rumah maupun di luar.
"Pemkot siapkan ruang isolasi tambahan di seluruh rumah sakit rujukan. Khusus untuk OTG, disiapkan non fasilitas kesehatan. Ini untuk antisipasi lonjakan kasus ekstrim. Disiplin kita, vaksin kita," tutup Bima.
(Awaludin)