Sejak dikhususkan sebagai tempat pemakaman Covid-19 pada awal Maret hingga saat ini, sebanyak 8 blad baru telah dibuka untuk tempat bersemayam korban Covid-19 di Jakarta.
"Kami pakai blad 91 sampai 99, kecuali blad 97 yang dipergunakan untuk masyarakat umum. Untuk jumlahnya sendiri berbeda-beda, ada yang 1 blad busa untuk 240 jenazah, ada juga yang 300 jenazah," pungkasnya.
Baca Juga: Ganjaran Atas Kegigihan Penyandang Disabilitas di Tengah Pandemi Covid-19
(Arief Setyadi )