Pemprov Jabar Pilih PCR Ketimbang Rapid Tes soal Virus Corona

Wisnu Yusep, Jurnalis
Jum'at 04 September 2020 14:39 WIB
Ilustrasi (Foto : Okezone.com)
Share :

BEKASI – Ketua gugus tugas percepatan penanggulangan Covid-19 Jawa Barat Ridwan Kamil tak merekomendasikan lagi metode menggunakan rapid test, untuk mengetahui seseorang positif virus corona atau Covid-19 atau tidak.

Pria yang disapa Kang Emil itu mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan pengetesan metode uji usap (swab test) polymerase chain reaction (PCR).

"Test PCR itu harus mandiri dijadikan sebagai investasi bukan beban, supaya kalau lancar maka produktvitas tidak terhenti. Kalau masih terburuk karena situasi lain, rapid kita masih kami izinkan, walaupun tidak kita rekomendasikan secara umum lagi. Kita ingin PCR sebagai tes," ujar Emil usai melakukan kunjungan di kawasan industri Kabupaten Bekasi, Jumat (4/9/2020).

Pemprov Jawa Barat, diakui Emil, tengah mengejar jumlah penegatasan swab sesuai dengan WHO yakni satu persen dari total penduduk. Artinya, masyarakat Jabar yang harus dites berjumlah sekitar 500 ribu orang.

"Jabar kam sudah di angka 223.287 ribu tes PCR dari target satu persen jumlah penduduk yaitu kurang lebih 500 ribu pengetesan," ungkap dia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya