Respons Kebijakan Anies, Bima Arya: PSBMK Sudah Tepat, Bukan PSBB Total

Haryudi, Jurnalis
Jum'at 11 September 2020 16:16 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya (Foto: Okezone/Putra R)
Share :

Meski demikian, pihaknya tetap mengantisipasi jika Anies Baswedan tetap memberlakukan PSBB total pada Senin 14 September mendatang, Kota Bogor akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Begini PSBB Total Jakarta bagi Bogor ada plus minus. Plusnya kalau Jakarta ada PSBB total artinya banyak warga Bogor yang kerja di Jakarta jadi WFH," tuturnya.

"Sehingga kemungkinan warga Bogor untuk terpapar Covid-19 di Jakarta jadi kecil, karena tidak akan membawa virus dari luar. Tapi yang harus kita antisipasi adalah satu lonjakan wisawatan, yang mungkin akan ke Bogor baik hari biasa atau weekend. karena di Jakarta tutup," ungkapnya.

Kemudian, lanjut Bima Arya, pihaknya akan mengantisipasi dengan memperketat protokol kesehatan dan ini sudah dikordinasikan. "Bahkan, tadi pagi saya sudah kordinasikan, nanti saya akan umumkan. Jadi begitu Jakarta PSBB total, kita akan perketat protokol kesehatan," tuturnya.

"Arus masuk tidak mudah untuk dicegah, tapi protokol kesehatan sangat mungkin untuk ditegakkan, artinya kalau warga Jakarta mau buat kafe penuh di Bogor dan kemudian tidak mengikuti protokol kesehatan ya enggak usah masuk ke situ," tegasnya.

Namun demikian, hingga saat ini pihaknya masih belum mendapatkan jawaban yang jelas dari Anies Baswedan tentang pemberlakukan PSBB total ini. "Di antaranya adalah bagaimana kebijakan DKI Jakarta tentang izin keluar masuk ini kan harus clear, saya tanya ke Pak Gubernur (Anies Baswedan). Pak Gubernur jawab katanya belum sampai ke sana," katanya.

"Artinya kan urusan yang kerja di Jakarta kan bukan orang dia saja tapi ada orang-orang lain yang membawa keluarga. Ini bagaimana kan harus jelas bagi warga kita yang punya aktifitas di Jakarta," pungkasnya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya