BOGOR - Jumlah layanan bus gratis dan berbayar yang disediakan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Stasiun Bogor dikurangi. Hal tersebut sebagai dampak dari pengetatan sektor perkantoran dalam masa PSBB total di wilayah DKI Jakarta.
Direktur Angkutan Jalan pada Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Aca Mulyana mengatakan saat ini hanya disediakan 26 bus di Stasiun Bogor dan 5 bus di area Botani Square.
"Yang berbayar ada 6 bus, cadangan 2 bus," kata Aca, kepada wartawan di lokasi, Senin (14/9/2020).
Selain itu, kapasitas penumpang di dalam bus pun juga dikurangi menjadi 50 persen. Jika biasanya bus besar diisi 30 penumpang, saat ini hanya diisi 25 penumpang dan bus kecil dari kapasitas 17 penumpang menjadi 12 penumpang.
"Tujuannya jaga jarak sesuai aturan agar protokol kesehatan tetap terjaga. Pengecekan kesehatan, suhu tubuh, sanitasi juga tetap dilakukan," jelas Aca.
Baca Juga : Hari Pertama PSBB Total Jakarta, Stasiun Bogor Nampak Lengang
Baca Juga : PSBB Diperketat, Epidemiolog Sebut Kapasitas Kendaraan Umum Idealnya 25%
Sejauh ini, tambah Aca, kondisi penumpang bus memang tergolong lengang. Hal tersebut disebabkan mulai diberlakukannya pengetatan di beberapa sektor dalam masa PSBB total di DKI Jakarta mulai hari ini.
"Kondisinya lengang, tidak padat. Ada penurunan penumpang. Ya mungkin karena masyarakat sudah tahu PSBB di Jakarta mulai diberlakukan," tutupnya.
(Angkasa Yudhistira)