Menko PMK : Membangun SDM Investasi untuk Masa Depan

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis
Jum'at 18 September 2020 00:18 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy (Foto : Humas Kemenko PMK)
Share :

“Peluang bonus demografi ini harus kita raih, dan hanya akan dapat tercapai jika kita bekerja sama dan bekerja keras diluar business as usual terutama dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, mandiri dan beradab,” ujarnya.

Namun demikian, menurut Muhadjir pembangunan SDM yang berkualitas harus dilihat dari pendekatan Human Capital Life Cycle. Pembangunan SDM yang berkualitas mencakup semua tahapan kehidupan manusia dan berproses terus-menerus.

Untuk penyederhanaan, siklus tersebut dapat dipilah kedalam lima fase. Yaitu, kehamilan dan anak usia dini, belajar atau Dikdasmen, mahasiswa alias pendidikan tinggi, angkatan kerja dan berkeluarga dan yang terakhir lansia.

“Diperlukan keterpaduan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian dalam pembangunan SDM Indonesia. Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 153 Tahun 2014 tentang Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK), dengan tujuan utamanya adalah tercapainya kualitas penduduk yang tinggi sehingga mampu menjadi faktor penting dalam mencapai kemajuan bangsa,” tuturnya.

Selain itu, kata Muhadjir dalam pelaksanaannya GDPK tersebut belum berjalan optimal. Menurutnya diperlukan evaluasi lebih lanjut agar GDPK dapat mengikuti perkembangan atau dinamika sosial saat ini dan masa depan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya