Sebelumnya massa melakukan pengerusakan fasilitas umum dan mensweeping warga yang melintas. Bahkan segerombolan massa yang membawa senjata tajam sempat memasuki pusat perbelanjaan modern di sana.
Baca Juga: Rusuh di Kendari, Polisi Sebut Terkait Postingan Tokoh Masyarakat
Polisi menduga kerusuhan itu terkait unggahan tokoh masyarakat setempat. "Sebelumnya massa tersebut memang melakukan demo terkait adanya salah satu postingan tokoh masyarakat yang dianggap menghina di media sosial. Namun itu kasus itu sudah selesai, dan walaupun demo yang dilakukan mereka tak berizin namun tetap dikawal sejumlah aparat kepolisian. Tapi usai demo dan tanpa pengawalan ternyata mereka melakukan pengrusakan," pungkas Ferry.
Baca Juga: Sempat Rusuh, Kota Kendari Kini Kondusif dan Polisi Siaga di TKP
(Abu Sahma Pane)