Hasil informasi dilapangan peristiwa tersebut terjadi pada kamis sore, belasan orang asal desa Wringinanom menjemput pasien berinisial FH (51) warga desa Wringinanom, di RSUD Tongas, karena dianggap pasien sakit sesak sudah lama , dan bukan probable Covid- 19.
Sebelumnya pasien mendapat perawatan di RS Wonolangan , Dringu dan kemudian dilarikan rumah sakit rujukan Covid -19.
Koordinator Pengamanan dan Gakum Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. " iya bener , itu kejadian kamis sore, dan pada jumat pagi pasien meninggal dunia," pesannya via whatsapp.
"Akan terus menggandeng Tomas, perangkat desa untuk terus mengedukasi dan pemahaman ke masyarakat," tutupnya.
(Amril Amarullah (Okezone))