Pandemi Covid-19, JK Sebut PMI Hanya Bisa Stok Darah hingga Dua Hari

Riezky Maulana, Jurnalis
Selasa 22 September 2020 14:06 WIB
Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Selama pandemi virus corona (Covid-19) stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) semakin menipis. Padahal, stok darah tetap dibutuhkan bagi masyarakat apapun kondisinya.

"Saya katakan donor darah ini dibutuhkan pada saat damai dan perang. Kalau perang kan itu justru semakin banyak dibutuhkan," kata Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla di Markas Besar (Mabes) TNI, Cilangkap, Jakart Timur, Selasa (22/9/2020).

Dia menuturkan, seharusnya setiap unit daripada PMI harus memiliki minimal ketersediaan donor darah untuk jangka waktu empat hari. Namun, kata dia, kondisi sekarang, banyak unit yang hanya memiliki stok darah untuk bisa memenuhi kebutuhan satu sampai dua hari saja.

"Ukurannya itu standar kita, setiap unit donor darah PMI itu harus punya stok darah minimum 4 hari. Sekarang ini banyak unit donor darah yang stoknya satu atau dua hari. Jadi perlu kembali ditambah sehingga stoknya itu empat hari," ujarnya.

Baca Juga: Jusuf Kalla: Persediaan Darah di PMI Anjlok 50 Persen Akibat Pandemi Covid-19

Pria yang akrab disapa JK ini menjelaskan, untuk memenuhi standar yang ditentukan yaitu kebutuhan stok darah sampai 4 hari di masing-masing unit, setiap harinya membutuhkan sekira 3.000 kantong darah. Lebih luasnya, kata JK, PMI membutuhkan stok kantong darah sekiranya 20.000 ribu untuk seluruh Indonesia.

"Jadi stok di unit-unit PMI itu minimum 3.000 kantong persediannya karena apabila tiba-tiba ada masalah bagaimana? Setiap harinya hari kita butuh 20 ribu kantong di seluruh Indonesia," jelasnya.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya