Imam berharap korporasi harus dikelola dengan sistem yang paling modern, tujuan akhir untuk mensejahterakan petani. “Korpoasi ini nantinya akan berbentuk seperti food estate,” pungkasnya.
Kepala Bagian Perencanaan Ditjen Tanaman Pangan Kementan Ugi Sugiharto pun merinci ada 130 kabupaten yang dikembangkan korporasi padi, jagung, kedelai, ubi kayu, ubi jalar dan porang."Target kami di tahun 2020 ada 130 kawasan korporasi, mudah-mudahan bisa terimplementasi di tahun ini," kata Ugi
Untuk korporasi padi, Kabupaten Indramayu dan Demak menjadi proyek percontohan atau korporasi tanaman pangan yang akan dikembangkan di wilayah lainnya. Kementan menargetkan korporasi padi akan diimplementasikan di 80 kabupaten.
Ada pun model korporasi tanaman pangan yang dikembangkan ini berasal dari kelompok tani (poktan) dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) yang nantinya dapat membentuk koperasi primer, sekunder, bahkan PT CV atau sejenis. "Pada aspek distribusi dan pemasaran, kami kerja sama dengan offtaker seperti BUMN, Toko Tani, supermarket, dan lainnya," kata Ugi.
CM
(Yaomi Suhayatmi)