Satgas Covid-19 Apresiasi 57 Daerah Pindah ke Zona Lebih Baik

Dita Angga R, Jurnalis
Selasa 29 September 2020 19:40 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito. (BNPB)
Share :

JAKARTA – Sebanyak 57 kabupaten/kota mampu memperbaiki zona risiko penularan Covid-19. Sebanyak 28 kabupaten/kota statusnya berubah dari zona merah atau risiko tinggi menjadi zona oranye atau risiko sedang. Sebanyak 29 lainnya berpindah dari zona risiko sedang atau oranye menjadi zona risiko ringan atau kuning.

“Kami ingin menyampaikan 28 kabupaten/kota yang telah berhasil menurunkan risiko dari zona merah menjadi zona oranye. Di antaranya Aceh Selatan, Simeulue, Kota Banda Aceh, Deli Serdang, Kota Medan, Kota tebing Tinggi, Kota Bukittinggi, Pelalawan, Lahat, Kota Batam, Kawarawang, Kota Bekasi, Rembang, Probolinggo, Mojokerto, SUmenep, Kota Malang, Kota Batu, Tabanan, Kotawaringin Timur, Barito Selatan, barito Utara, Barito Timur, Kotabaru, Balangan, Kepulauan Selayar, Bone Bolango, Teluk Bintuni,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, saat konferensi pers di Kantor Presiden, Selasa (29/9/2020).

Wiku mengungkapkan, pekan lalu sebenarnya ada 10 daerah memiliki skor yang sedikit lagi mampu berubah dari zona merah ke zona oranye. Namun dari 10 daerah tersebut hanya 5 daerah yang berhasil berubah dari zona merah menjadi zona oranye yakni Kota Probolinggo, Lahat, Aceh Selatan, Kotabaru, dan Kotawaringin Timur.

“Namun masih terdapat 5 kabupaten/kota yang minggu lalu kami sebutkan, tapi belum dapat menurunkan risiko penularannya dari zona merah menjadi oranye di minggu ini. Lima kabupaten/kota tersebut adalah Kota Tangerang Selatan, Kota Pekalongan, Kota Cirebon, Jakarta Selatan, Kutai Kertanegara,” ujarnya.

“Kami mohon agar daerah-daerah ini dapat meningkatkan penanganan Covid-19 di wilayahnya masing-masing dan segera menurunkan risiko agar zonasinya bisa menjadi oranye. Mohon sampaikan kepada Kemenkes dan juga Satgas Covid-19, apabila memerlukan bantuan dalam rangka betul-betul dapat menekan risikonya dan memeperbaiki penanganan pasien menjadi seluruhnya sembuh,” tuturnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya