Pengguna FB yang Posting Ma'ruf Amin dengan "Kakek Sugiono" Minta Maaf

Fahreza Rizky, Jurnalis
Selasa 29 September 2020 20:09 WIB
Wapres KH Ma'ruf Amin. (Foto : Dok Okezone)
Share :

JAKARTA – Seorang pengguna Facebook yang sempat mengunggah foto Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin dengan bintang film dewasa asal Jepang Shiego Tokuda atau biasa disebut 'Kakek Sugiono' meminta maaf. Belakangan posting-an tersebut tidak ada lagi karena sudah dihapus.

Berikut pernyataan permintaan maaf tersebut:

Assalamu'alaikum Wr. Wb

 

Saya atas nama Sulaiman Marpaung memohon maaf yang sebesar besarnya kepada keluarga besar Wakil Presiden RI KH Makruf Amin sekaligus Ketua MUI Pusat dan juga Seluruh keluarga besar Ansor terkhusus Kota Tanjungbalai atas kesalahan dan kekhilafan saya tentang adanya indikasi penghinaan terhadap KH Makruf Amin atas postingan saya yang saya buat.

 

Dari hati yang paling dalam dan menghaturkan sepuluh jari sekali lagi saya mohon maaf.

Salam permohonan maaf dari saya

Sulaiman Marpaung.

Sebelumnya, GP Ansor Tanjungbalai, Sumatera Utara, telah mengetahui hal ini dan telah melakukan konfirmasi (tabayyun). GP Ansor juga telah membuat pengaduan ke polisi terkait kasus tersebut.

Juru Bicara Wapres Ma'ruf Amin, Masduki Baidlowi mengapresiasi langkah GP Ansor yang telah melayangkan laporan atas tindakan tidak senonoh tersebut. Ia berharap polisi menindaklanjutinya karena Ma'ruf Amin merupakan ulama yang sangat dihormati oleh warga Nahdlatul Ulama (NU).

"Kita ya apresiasi GP Ansor yang sudah melakukan langkah hukum dan kita berharap bahwa GP Ansor jangan bertindak sendiri sudah bagus lakukan langkah hukum," ucap Masduki saat berbincang dengan Okezone, Selasa (29/9/2020).

"Karena Kiai Ma'ruf mantan Rais Aam PBNU dan tokoh yang dihormati di kalangan NU, bahkan sekarang masih menjadi penasihat PBNU, mustasyar, di samping ketum MUI nonaktif, sehingga banyak orang menghormati apalagi di kalangan NU," tambah dia.

Masduki berujar, postingan tersebut sangat membuat tersinggung warga NU sehingga wajar saja pelaporan terhadap terduga pelaku dilakukan oleh GP Ansor. Ia berharap kepolisian menindak tegas karena postingan tersebut tidak mencerminkan akhlak yang baik.

"Sehingga pasti banyak orang-orang NU tersinggung dengan langkah-langkah entah yang dilakukan oleh pihak yang melakukan semacam secara etika tidak berahlak. Jadi langkah itu baik dan kita harap pihak berwajib menindaklanjuti siapa yang melakukan itu," tegas Masduki.

Baca Juga : Polisi Selidiki Akun yang Sandingkan Ma'aruf Amin dengan 'Kakek Sugiono'

"Karena negara ini negara hukum, bebas tapi ada batas-batasnya, batas moral, batas hukum, negara demokrasi itu kan tidak sebebas-bebasnya, tapi berdiri di atas norma hukum, polisi saya kira harus melakukan tindakan tegas terhadap itu," tuturnya.

Baca Juga : Ma'ruf Amin Disandingkan 'Kakek Sugiono,' Istana Wapres: Polisi Harus Tindak!

Masduki berujar, postingan tersebut sangat membuat tersinggung warga NU sehingga wajar saja pelaporan terhadap terduga pelaku dilakukan oleh GP Ansor. Ia berharap kepolisian menindak tegas karena postingan tersebut tidak mencerminkan akhlak yang baik.

"Sehingga pasti banyak orang-orang NU tersinggung dengan langkah-langkah entah yang dilakukan oleh pihak yang melakukan semacam secara etika tidak berahlak. Jadi langkah itu baik dan kita harap pihak berwajib menindaklanjuti siapa yang melakukan itu," tegas Masduki.

"Karena negara ini negara hukum, bebas tapi ada batas-batasnya, batas moral, batas hukum, negara demokrasi itu kan tidak sebebas-bebasnya, tapi berdiri di atas norma hukum, polisi saya kira harus melakukan tindakan tegas terhadap itu," tuturnya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya