JAKARTA - Isu kebangkitan ideologi komunisme di Indonesia selalu mencuat, menjelang peristiwa Gerakan 30 September (G30S) yang didalangi Partai Komunis Indonesia (PKI) pada 1965 lalu.
Anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Antonius Benny Susetyo atau Romo Benny menilai, isu tersebut selalu dihembuskan untuk kepentingan politik yang bertujuan untuk menghancurkan karakter seseorang.
"Untuk menghancurkan karakter terhadap seorang," kata Benny kepada Okezone, Kamis (1/10/2020).
Baca juga: Tayangan Film G30S/PKI, Putri Jenderal Nasution: Kejadian Asli Sangat Menakutkan!
Benny berharap, semua elemen bangsa bisa bersatu untuk menghadapi pandemi Covid-19.
"Kita berharap elit politik dewasa dalam hal isu ini karena kedepan bangsa ini harus bersatu menghadapi pandemi virus corona," ujar dia.
Baca juga: Monumen Lubang Buaya, Saksi Bisu Penghadangan Oleh PKI di Banyuwangi
Ia menerangkan, larangan terhadap ideologi komunisme dan leninisme sudah jelas dalam TAP MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 tentang Pembubaran PKI dan Larangan Komunis/Marxisme.
Benny meminta, pihak yang mengetahui adanya kebangkitan PKI untuk segera melaporkannya kepada pihak yang berwajib.
"TAP MPRS masih berlaku maka ada pihak memang mengetahui kebangkitan komunisme segera melaporkan pihak berwajib dan di proses dalam ranah hukum," tuturnya.
Menurut dia, ke depan bangsa Indonesia harus dewasa dalam menyelesaikan konflik masa lalunya dengan keberanian untuk saling memaafkan, dan mau berdamai dengan masa lalu.
"Ke depan dibutuhkan bangsa ini keluar masa lalu dan berani melakukan rekonsialisi sesama anak bangsa," kata dia.
(Awaludin)