Dia mengatakan, memerintahkan Kapolres Keerom AKBP Baktiar Joko Mujiono untuk mengusut kasus ini.
Mantan Kapolda Sumut ini menambahkan, pihaknya akan mencari pelaku pengerusakan dan pembakaran. Selanjutnya, mengkungkap siapa saja provokator di balik pembakaran tersebut.
"Tadi Wakapolda bersama sejumlah pejabat utama Polda Papua sudah menuju lokasi kejadian untuk mem-back up penanganan kasus ini. Mereka akan olah TKP dan melakukan pemeriksaan," kata Paulus.
Sementara itu, Pejabat Sementara Bupati Kabupaten Keerom, Ridwan Rumasukun telah mengetahui pembakaran kantor Dinas Tebaga Kerja yang terletak di Arso, Keerom.
Kini, ia masih berada di lokasi kejadian untuk berkoordinasi dengan pihak terkait dalam proses pemadaman api.
"Kami sangat menyayangkan ini terjadi. Pengumuman hasil ujian CPNS memang sempat ditunda sejak tiga bulan lalu. Setelah saya ditunjuk Pjs Bupati oleh gubernur beberapa hari lalu, pengumuman CPNS saya umumkan hari ini," kata Ridwan.
(Awaludin)