Selanjutnya, dia menambahkan bahwa DPRD Provinsi Jambi terbuka bagi setiap aspirasi masyarakat Jambi, dan siap memperjuangkannya selama sesuai dengan aturan yang berlaku. “Selama disampaikan baik-baik kita welcome kok, tapi kalau udah anarkis, harus berhadapan dengan aparat keamanan,” tandas Edi.
Baca Juga: Polisi Tangkap Hampir 1.000 Orang Diduga Perusuh Demo UU Cipta Kerja
Diakuinya, dirinya sudah menemui pengunjuk rasa, mendukung dan siap meneruskan aspirasi mereka ke DPR RI. “Tapi mereka tetap maksa masuk semua, kan nggak mungkin, susah kan mengendalikannya,” imbuh Edi.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait adanya 3 lubang kaca gedung DPRD Provinsi Jambi yang diduga bekas tembakan peluru senjata api.
(Arief Setyadi )