TGPF Kasus Intan Jaya Gunakan Rompi & Helm Anti Peluru saat Bertugas

Riezky Maulana, Jurnalis
Sabtu 10 Oktober 2020 15:40 WIB
Tim anggota TGPF saat ditembaki KKB di Intan Jaya (foto: Screenshoot video)
Share :

JAKARTA - Anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penembakan di Intan Jaya, Papua ternyata memiliki standart operasional prosedur (SOP), yang ketat saat mengerjakan tugasnya melakukan investigasi di lapangan. Mereka diwajibkan menggunakan peralatan rompi anti dan helm anti peluru.

Ketua TGPF Intan Jaya, Benny Mamoto menuturkan, hal itu dilakukan agar semua anggota tim selamat dari serangan yang bisa mengancam jiwa mereka bilamana itu terjadi.

"Kami menggunakan rompi dan helm anti peluru, karena ini daerah berbahaya. Kita tidak pernah tahu kapan dan dari mana serangan akan datang, dan itu sudah menjadi SOP di daerah konflik seperti ini,” ujar Benny dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (10/10/2020).

Baca juga:

Anggota TGPF Korban Penembakan KKB di Intan Jaya Dievakuasi ke Jakarta 

Anggotanya Ditembak KKB, Ketua Tim TGPF: Kami Tak Gentar!

KKB Papua Ancam Tembak Tim TGPF Bentukan Pemerintah 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya