Baca Juga: Setelah Leopard, Gajah Sumatera di Kebun Binatang di Riau Mati
Sementara berdasarkan autopsi, ditemukan kelainan pada jantung, pendarahan pada otot jantung, pembengkakan pada hati, ginjal dan limpa.
"Dugaan sementara satwa gajah mati disebabkan oleh tetanus. Namun untuk mengetahui penyebab kematian maka akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut bagian–bagian organ jantung, hati, ginjal, isi lambung, paru. Masih dikirim ke Balai Besar Veteriner Baso, Bukit Tinggi," imbuh Wisnu.
Setelah mati pada Kamis 8 Oktober 2020 dan autopsi selesai, bangkai gajah seberat 3 ton tersebut langsung dikubur.
(Abu Sahma Pane)