LAMPUNG - Warga Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, lagi-lagi menjadi korban serangan buaya. Kali ini, korbannya seorang nelayan bernama Bakarudin yang mencari udang di perairan Pantai Saumil.
Beruntung, warga Kampung Baru, Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus itu, selamat dengan bantuan putranya. Namun, akibat terkaman buaya tersebut, tangan dan kaki sebelah kanan Bakarudin luka robek. Bahkan, dia harus mendapat 37 jahitan di bagian paha dan betis kanan. Hingga kini, Bakarudin hanya bisa terbaring di rumahnya.
Baca Juga: Buaya Tiba-Tiba Muncul Gigit Tangan Warga, Korban Meronta Dibantu Kakak
Bakarudin menceritakan, peristiwa nahas itu terjadi di perairan Pantai Saumil, Pekon Karanganyar, Kecamatan Wonosobo, Senin 12 Oktober 2020 sore. Dia bersama anaknya sedang mencari anak udang untuk umpan memancing.
Saat mencari umpan, tiba-tiba korban diserang buaya sepanjang sekitar 4 meter. Korban dibantu anaknya berusaha melakukan perlawanan. Gigitan buaya akhirnya dapat terlepas meskipun korban harus mengalami luka serius di sepanjang paha dan kaki kanan.
"Saya ini kan usahanya sehari-harinya nelayan. Jadi, sebelumnya saya nyari umpan dulu untuk mancing. Tiba-tiba pas nyari umpan, saya udah diterkam buaya. Tangan saya udah di mulut buaya. Paha dan kaki saya sudah diterkam," kata Bakarudin, Selasa (13/10/2020).
Putra korban, Husnudhon mengatakan, saat diterkam buaya, ayahnya sempat berteriak-teriak meminta tolong. Dia yang kaget langsung berusaha menyelamatkan ayahnya dan secepatnya membawa dengan perahu untuk diobati.