JAKARTA - Pengerukan sedimen lumpur dan sampah melalui program grebek lumpur terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta sebagai upaya antisipasi banjir. Seluruh pasukan lintas perangkat daerah dikerahkan untuk mempercepat program gerebek lumpur tersebut.
Seperti yang dilakukan di Kali Sekertaris segmen Jalan Sasak III, Jakarta Barat. Sedikitnya ada sekitar 100 pasukan biru, hijau ataupun kuning yang turun membersihkan lumpur.
Pasukan biru sendiri diketahui milik Sumber Daya Air DKI Jakarta yang memang kesehariannya bertugas membersihkan lumpur. Sementarapasukan hijau milik Dinas Pertamanan yang kesehariannya bertugas membersihkan taman atau menolong pohon. Sedangkan pasukan kuning merupakan milik Dinas Bina Marga yang kesehariannya bertugas memperbaiki dan membersihkan jalan.
Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Juaini mengatakan, dalam program gerebek lumpur, pihaknya tidak hanya mengerahkan alat berat. Tetapi juga menurunkan pasukan untuk membersihkan dan memasukan lumpur ke dalam karung.
Untuk itu, Juaini menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi lintas dinas tersebut yang mengerahkan pasukanya untuk ikut dalam program gerebek lumpur.
"Ada sekitar 100 satgas pelangi. Mudah-mudahan dengan adanya kolaborasi ini Dinas SDA bisa lebih cepat menyelesaikan pengerukan ini," kata Juaini dalam siaran tertulisnya, Kamis (15/10/2020).
Baca Juga : Dinkes DKI Dorong Gerakan Cuci Tangan Masuk Kegiatan Ekskul
Juaini menjelaskan Kali Sekretaris dipilih menjadi prioritas lokasi pengerukan karena kawasan tersebut rawan banjir. Hulu Kali Sekretaris berada di Kelurahan Pondok Pinang, Jakarta Selatan dan melintasi Jakarta Selatan hingga ke Jakarta Barat. Kondisi sekitar kali yang padat penduduk membuat pengerukan tidak dapat dilakukan terlalu dalam, yaitu maksimal kedalaman 1 meter.
"Karena kawasan ini sering banjir. Sehingga sekitar kawasan ini perlu dikeruk. Kali Sekretaris juga dapat kiriman dari hulunya. Selama ini mungkin sudah banyak endapan lumpur di kali ini. Sehingga harus kita keruk untuk menambah kapasitas" ungkapnya.