BEKASI – Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Bekasi Dezi Syukrawati mengatakan, pihaknya belum mendapatkan laporan kasus baru virus corona atau Covid-19 pasca demo buruh dan mahasiswa di Jakarta maupun Kota Bekasi.
"Sampai saat ini belum ya, karena pada saat demo kemarin kan mayoritas kelompok buruh atau karyawan, artinya kita sampai saat ini belum dapat data perusahaan yang kasus konfirmasinya bertambah setelah demo Omnibus Law," kata Dezi kepada wartawan, Rabu (21/10/2020).
Pihak perusahaan, kata Dezi sejauh ini belum melaporlkan karyawannya yang mengikuti sejumlah aksi dalam menolak UU Cipta Kerja terkonfirmasi virus corona.
"Karena dari beberapa perusahaan yang terlibat (aksi demo) itu (belum ada laporan) ke kita. Biasanya ada laporan kalau kasus pribadi satu dua ada, tapi kalau kejadian atas nama perusahaan kita belum dapat laporan," beber dia.
Dengan adanya aksi demo belakangan ini, Dezi pun berharap pemerintah setempat bisa meredam dan menampung aspirasi buruh dan mahasiswa. Pasalnya, bila aksi demo sering terjadi bisa berisiko tinggi adanya klaster baru.