SEORANG penginjil terkenal Amerika Serikat (AS) dan mantan calon presiden Partai Republik, Pat Robertson memprediksi Donald Trump akan kembali memenangi pemilihan presiden 2020 pada November, yang kemudian diikuti dengan terjadinya Hari Kiamat.
Robertson membuat klaim itu setelah menerima apa yang dia katakan sebagai pesan langsung dari Tuhan.
"Menurut apa yang saya percaya Tuhan katakan kepada saya, presiden akan dipilih kembali", Robertson menegaskan dalam acara televisinya.
BACA JUGA: Nikahi Pendukung Trump, Perempuan AS Bersumpah Cerai Jika Suaminya Tak Pilih Biden
Pengkhotbah berusia 90 tahun itu mengatakan bahwa hasil pemilu akan "menyebabkan kerusuhan sipil, dan kemudian perang melawan Israel dan seterusnya…".
Setelah konflik, Robertson mengklaim, akan ada "waktu damai" katanya, sebelum kemudian berkata: "Dan mungkin akhir (dunia)".
Pandangan Robertson dengan cepat menjadi viral di Twitter, dengan beberapa pengguna dengan cepat menunjukkan bahwa sebagian besar prediksi apokaliptik Robertson sebelumnya tidak terjadi.
Pat Robertson reports that he has been told by God that Trump will win reelection ... and it will bring about the beginning of the End Times. https://t.co/mH5ERpBFCs pic.twitter.com/8WcYGxR3eO
— Right Wing Watch (@RightWingWatch) October 20, 2020
Warganet mengungkapkan rasa frustrasi mereka dengan pemilihan tersebut dan memposting photoshop tanda gereja yang menyatakan dukungan Tuhan untuk calon Demokrat Joe Biden. Warganet lain menggambarkan prediksi kemenangan Trump yang diikuti dengan kiamat itu sendiri sebagai pembenaran untuk memilih Biden.
BACA JUGA: Pilpres AS Disebut Jadi Target Serangan Ilmu Hitam
Orang-orang yang memproklamirkan diri sebagai “golongan kiri” di Twitter mengancam akan memastikan akhir zaman terjadi jika Trump memenangkan pemilihan kembali.
Sementara beberapa mengatakan mereka setuju dengan pengkhotbah evangelis, bahwa Trump akan menang melawan Tuhan dan "musuh" Amerika.