Pasalnya, lanjut mantan Mendikbud itu, Indonesia ditaksir bakal menghadapi bonus demografi dengan jumlah usia produktif yang mendominasi.
"Ingat, kalau kita gagal memanfaatkan momentum bonus demografi, yang kita panen bukan bonus tapi malapetaka demografi. Jadi hikmah yang ada sekarang harus kita manfaatkan betul," beber Muhadjir.
Selain di sektor pendidikan, Muhajir memaparkan di sektor kesehatan pun banyak perubahan besar dilakukan terutama dalam perkembangan di unit fasilitas layanan. Mulai dari penambahan jumlah RS Rujukan yang total saat ini per bulan Oktober sudah mencapai 845 dari sebelumnya bulan April hanya ada 429.
Selain itu, kenaikan jumlah tempat tidur di RS, keberadaan ventilator, hingga fasilitas laboratorium untuk uji spesimen juga meningkat secara signifikan. Tak dipungkiri ada peningkatan lantaran sejak wabah Covid-19 mulai melanda pada Maret lalu.
"Jadi selain di sektor pendidikan, terobosan besar-besaran juga terjadi di sektor kesehatan. Seperti pesan presiden, kita harus memanfaatkan momentum yang tidak bagus, musibah ini, untuk kepentingan yang lebih baik," tandasnya.
(Khafid Mardiyansyah)