Menurut pengakuan Nek Atik, dari hasil memulung perharinya bisa dapat mengumpulkan uang dari Rp15 ribu hingga Rp20 ribu.
“Uang yang saya dapat untuk menyewa gubuk, membeli beras, minyak tanah dan membeli minyak goreng,” ujarnya, Senin (26/10/2020).
Dia juga mengatakan, semasa hidup, suaminya juga bekerja sebagai pengemis, sekarang dia tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah, karena Kartu Keluarga dan KTP nya terbakar.
“Kalau untuk makan, warga sekitar ada yang datang membelikan nasi bungkus,” tuturnya.
(Fahmi Firdaus )