Pernyataan Presiden Prancis Picu Gelombang Protes, Ini Tanggapan PBNU

Abdul Rochim, Jurnalis
Jum'at 30 Oktober 2020 18:47 WIB
Presiden Prancis, Emmanuel Macron. (Foto: Telle Report)
Share :

Karena itu, pihaknya menuntut semua orang untuk bisa saling menghormati hak untuk memilih keyakinan dalam beragama. "Kalau saya menghina, melecehkan hak Anda, bukan hanya bagaimana hak Anda sebagai manusia untuk meyakini itu, nah ini yang harus kita apa namanya sampaikan juga," ujar Gus Yahya.

Gus Yahya pun menentang tindakan melawan ekstremis di Prancis dengan cara menikam orang yang jelas-jelas tidak bisa bisa terima, walaupun dia mengklaim itu kewajiban untuk membela agama yang dihina. 

"Kan enggak bisa begitu. Kalau kita keberatan, kita harus menyatakan keberatan dengan cara-cara yang dilindungi oleh hukum karena cara-cara yang seperti itu hanya memicu instabilitas yang meluas dan tidak terkendali seperti yang terjadi sekarang ini," tuturnya. 

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya